Pasang Iklan Baris Gratis Tanpa Daftar

Iklan Baris Gratis ini disediakan untuk anda sebagai pemilik usaha, barang dan jasa serta berbagai peluang bisnis dan peluang usaha supaya anda bisa menunjukkan - mempromosikan produk jasa anda kepada seluruh dunia di internet. Promosi merupakan darah bagi kelancaran bisnis anda... untuk itu silahkan datang sesering mungkin untuk mempromosikan dan pasang "Iklan Baris Gratis" anda di website ini.

Pasang Iklan Baris Gratis disini bisa untuk jenis iklan apa saja, misalnya: iklan rumah, properti, jasa, domain hosting, laptop komputer, villa, kendaraan motor mobil, handphone hp bekas baru, bisnis mlm, segala jenis barang dan jasa.

Pasang iklan Anda, Gratis sepuas-puasnya di seluruh network Kami yg lain:

  • pasang iklan

MS EXCEL: MACRO TO WARN WHEN A RECORD WILL EXPIRE WITHIN 31 DAYS IN EXCEL 2003/XP/2000/97

Question: We work with subcontractors who have insurance certificates that expire at various dates. We store these certificates and expiry dates in Microsoft Excel 2003/XP/2000/97.

Is there a way in Excel to warn me when a particular certificate is about to expire?

Answer: There are several "events" available within an Excel spreadsheet where you can place VBA code. In your case, we want to place our code in the "Workbook_Open" event.

Let's look at an example.

Download Excel spreadsheet (as demonstrated below)



In our spreadsheet, there is a sheet called Sheet1. In column C, we store the expiry date for each insurance certificate.

When the Excel file is opened, the VBA code on the "Workbook_Open" event automatically runs to check the first 200 rows in this spreadsheet. Each row is checked to see if the certificate will expire in the next 31 days.

In our example, we've opened the file on Sept 1, 2003. In this case, we will get the following warning message:



The macro will generate one warning message for each certificate that will expiry within the next 31 days.

You can press Alt-F11 to view the VBA code.
MACRO CODE
Private Sub Workbook_Open()

   Dim LRow As Integer
   Dim LResponse As Integer
   Dim LName As String
   Dim LDiff As Integer
   Dim LDays As Integer
   
   LRow = 2
   
   'Warning - Number of days to check for expiration
   LDays = 31
   
   'Check the first 200 rows in column C
   While LRow < 200
   
      'Only check for expired certificate if value in column C is not blank
      If Len(Sheets("Sheet1").Range("C" & LRow).Value) > 0 Then
      
         LDiff = DateDiff("d", Date, Sheets("Sheet1").Range("C" & LRow).Value)
         If (LDiff > 0) And (LDiff <= LDays) Then
            'Get subcontractor name
            LName = Sheets("Sheet1").Range("A" & LRow).Value
            LResponse = MsgBox("The insurance certificate for " & LName & " will expire in " & LDiff & " days.", vbCritical, "Warning")
         End If
      End If
      
      LRow = LRow + 1
      
   Wend
   
End Sub

Menampilkan Jam Digital Di Form



Untuk memanjakan pengguna aplikasi yang berbasis Excel atau sekedar memperindah sebuah tampilan Form, mungkin cara ini bisa Anda jadikan sebagai salah satu alternatifnya - yakni dengan menampilkan sebuah jam digital (seperti yang terlihat di system tray sistem operasi Windows).

Jam digitalSeperti biasanya, aktifkan terlebih dahulu jendela Microsoft Visual Basic - kemudian buat sebuah UserForm (UserForm1) dan sebuah Label (Label1). Dan langkah selanjutnya adalah memasukkan kode berikut :
Option Explicit
Dim Berhenti As Boolean

Private Sub UserForm_Activate()
Do Until Berhenti
    Label1 = FormatDateTime(Time, vbShortTime)
    DoEvents
Loop
End Sub

Private Sub UserForm_Terminate()
Berhenti = True
End Sub

Pilihan untuk mengubah format jam digital :
vbShortTime : tampilan jam tanpa detik (ex, 17:25)
vbLongTime : tampilan jam dengan detik (ex, 17:25:31)
Download file di sini


Sumber Informasi :
http://www.rumahexcel.com/2012/12/menampilkan-jam-digital-di-form.html#ixzz2oNmyZ5X8

Mengenal Operator Dalam Excel


Operator Excel
Microsoft Excel merupakan program aplikasi yang mampu melakukan berbagai jenis operasi perhitungan untuk keperluan pengolahan dan analisis data. Terdapat dua hal yang selalu terlibat dalam setiap perhitungan yang dilakukan di dalam Excel; yakni operator perhitungan dan data-data yang dihitung. Dalam perhitungan yang dilakukan, data-data dilibatkan dengan menggunakan acuan-acuan.

Microsoft Excel mempunyai empat jenis operator yang berbeda, yakni aritmatika, perbandingan, penggabungan, dan acuan. Berikut ini rumahexcel akan memberikan penjelasan satu persatu operator pada masing-masing jenis operasi tersebut beserta fungsi masing-masing operator
Operator Artimatika
Digunakan untuk membentuk operasi matematika dasar, seperti penambahan, pengurangan, pembagian dan operator standard lainnya.

Berikut tabel tentang operator artimatika :
Simbol Operator
Operasi
Contoh
Hasil
+
Penjumlahan
=1+2
3
-
Pengurangan
=2-1
2
*
Perkalian
=1*7
7
/
Pembagian
=15/3
5
^
Eksponensial
=5^2
25
%
Persentase
=25%
0,25
Operator Perbandingan
Digunakan untuk membandingkan dua buah nilai. Hasil perbandingan tersebut berupa sebuah nilai logika, yaitu TRUE dan FALSE. Bila perbandingan bernilai benar, hasil yang ditampilkan adalah TRUE, dan sebaliknya jika perbandingan bernilai salah maka akan menghasilkan nilai FALSE.

Berikut tabel jenis operator perbandingan :
Tipe Perbandingan
Simbol
Contoh
Hasil
sama dengan
=
=20=7
FALSE
lebih kecil dari
>
=7<11
TRUE
lebih besar dari
<
=5>1
TRUE
lebih besar sama dengan
>=
=3>=5
FALSE
lebih kecil sama dengan
<=
=5<=7
TRUE
tidak sama dengan
<>
=25<>25
FALSE

Operator Penggabungan
Operator ini digunakan untuk menggabungkan dua buah data atau lebih yang bertipe teks. Operator penggabungan menggunakan simbol (&), bila digunakan dalam sebuah rumus semisal kita ingin menggabungkan teks yang berada di sel A1 dengan teks yang terdapat di sel B1 maka pernulisan rumusnya akan menjadi seperti berikut:
=A1&B1

Contoh penggunaan operator penggabungan
Operator perbandingan

Penggabungan Operator "&" langsung menggabungkan masing-masing kedua kata tersebut tanpa menempatkan spasi diantaranya. Apabila ingin menempatkan spasi diantara kedua kata tersebut, kita dapat menekan spacebar pada saat kita mengetik huruf terakhir dari kata pertama. Spasi dapat juga kita tambahkan diantara kedua kata yang digabung dengan menggunakan tanda " " (petik spasi petik).
=A1&" "&B1
Sedangkan jika kita ingin menggabungkan data bertipe angka (numeric) maka gunakan tambahan tanda * (perkalian) di baris paling akhir, karena jika tidak maka data angka yang digabungkan akan berubah menjadi teks. Alhasil, jika kita menggunakan fungsi seperti SUM, AVERAGE data ini tidak akan dihitung.

Contoh penggabungan operator penggabungan data angka (numeric)
Penggabungan data angka
Operator Acuan
Operator ini berfungsi untuk menggabungkan selang sel yang terlibat dalam perhitungan. Excel mempunyai tiga buah operator acuan, yaitu titik dua (:), titik koma (;) dan spasi.

Tabel operator acuan beserta penggunaanya:
Simbol
Arti
Contoh
Titik dua (:)Operator jangkauan, menghasilkan satu acuan dari semua sel di antara dua acuan ,termasuk kedua acuan tersebut. Biasanya kita menyebut ini dengan istilah RANGE=A1:B2
Titik koma (;)Operator penyatuan, menggabungkan banyak acuan menjadi satu acuan=A3;B3
SpasiOperator perpotongan, mengacu kepada sel yang mendai perpotongan antara keduanya=(A1:B3 A3:D3)

Penggunaan operator acuan titik dua (:) serta titik koma(;) mungkin sudah umum sekali digunakan, sementara operator yang menggunakan spasi masih jarang - mungkin sedikit penggunaannya. Berikut saya beri contoh penggunaan operator acuan spasi yang di gabungkan dengan formula SUM.

Operator Acuan spasi
Hasil yang didapatkan karena perpotongan antara sel atau range ini adalah sel B1:B2. Jika dalam acuan ini tidak ada perpotongan maka akan menghasilkan #NULL!

Semoga ada guna dan manfaatnya


Sumber Informasi :
http://www.rumahexcel.com/2012/10/mengenal-operator-dalam-excel.html#ixzz2oLjxptzg

Menolak Data yang Sama (Double Record)


No Double Record
Ada kalanya ketika kita memasukkan data berupa angka terkadang terdapat ada data atau angka yang sama atau biasanya disebut dengan istilah double record, hal ini mungkin terjadi ketika disaat menginput data kita menggunakan menggunakan cara manual alias tanpa menggunakan bantuan formula excel sehingga memungkinkan terjadinya hal yang demikian, data yang sama akan tetap tertulis tanpa ada pemberitahuan bahwa data tersebut sudah ada.


Beberapa data yang tidak boleh sama adalah antara lain, Data Nomor Induk Siswa, NISN, NUPTK, Data Kepegawaian, Nomor KTP dan lain sebagainya, dimana data-data tersebut haruslah bersifat unik artinya hanya boleh ada satu record serta tidak boleh ada yang sama.

Untuk menolak data berupa angka yang sama dalam Microsoft Excel dapat menggunakan cara sebagai berikut
  1. Sorot beberapa sel atau range, kita ambil contoh A1:A5
  2. Biarkan sel-sel tersebut kosong untuk nanti kita akan mengisinya
  3. Aktifkan menu Data dan pilih Data Validation > Data Validation...
  4. Pada jendela Data Validation atur beberapa kriteria berikut
    • Setting
      • Allow : Whole number
      • Data : not equal to
      • Value : =IFERROR(MODE(A$1:A$5);"") dimana A$1:A$5 merupakan range yang tadi kita pilih
      • Setting double record

    • Error Alert
    • Berfungsi untuk menampilkan pesan error ketika menginput data yang sama
      • centang pilihan Show error alert... jika belum
      • Style : Stop - artinya; menolak jika ada data yang sama
      • Title : Judul pesan
      • Error message : Pesan error yang ingin ditampilkan
      • Pesan Error
  5. Akhiri dengan tombol OK
Coba input data-data berupa angka di sel yang sudah diberikan Data Validation ini, dan lihat apa yang terjadi. Apabila ketika anda menginput data yang sama kemudian muncul pesan dari excel untuk menolak data tersebut, itu artinya anda telah berhasil melakukannya. Sehingga hal ini dapat mencegah terjadi data yang dobel dalam suatu range.

atau

Gunakan pengaturan seperti berikut :
menolak data yang sama dengan formula
Dengan menggunakan pengaturan di atas maka setiap kali anda memasukkan data yang sama pada kolom A, Excel akan menolaknya.


Selamat mencoba,
Semoga ada guna dan manfaatnya
Download file di sini


Sumber Informasi :
http://www.rumahexcel.com/2012/10/menolak-data-yang-sama-double-record.html#ixzz2oLiA9yfs

Menggunakan Fungsi DateDif Untuk Menghitung Selisih


Menghitung selisih tanggal dengan DateDIf
Fungsi DATEDIF digunakan menghitung selisih antara dua tanggal dalam berbagai interval yang berbeda, seperti jumlah hari antara tanggal, bulan atau tahun. Fungsi ini tersedia di semua versi Excel sejak versi 95 akan tapi penggunaan fungsi ini hanya didokumentasikan dalam file bantuan untuk Excel 2000. Untuk beberapa alasan, Microsoft telah memutuskan tidak mendokumentasikan fungsi ini dalam file bantuan dalam versi lain.

Syntax menggunakan fungsi DATEDIF sebagai berikut :
=DATEDIF(Tanggal1, Tanggal2, Interval)
Jika Tanggal1 lebih awal dari Tanggal2, fungsi DATEDIF akan menghasilkan error #NUM!, sedangkan jika format penulisan tanggal baik Tanggal1 dan Tanggal2 tidak valid maka akan menghasilkan error #VALUE. Lihat disini jika ingin menghilangkan pesan error sebuah formula

Nilai Interval yang umum digunakan dalam fungsi DATEDIF antara lain :
  • d : semua hari
  • m : semua bulan
  • y : semua tahun
  • yd : menghitung selisih hari dalam satu tahun
  • ym : menghitung selisih bulan dalam satu tahun
  • md : menghitung selisih hari dalam satu bulan
Untuk lebih jelasnya lihat cara penggunaannya disini

Jika interval digunakan dalam sebuah formula, maka penulisannya harus apit dengan tanda petik, contoh :
=DATEDIF(Tanggal1, Tanggal2,"m")

Jika interval diambil dari sebuah sel, maka penulisan interval tidak menggunakan tanda petik, contoh :
=DATEDIF(Tanggal1, Tanggal2, A1)
dengan catatan : sel A1 seharusnya berisi dengan nilai m bukan "m"

Ambil contoh dari sebuah data seperti berikut :
A1
B1
12 Juli 201013 September 2012

Jika ingin melihat usia dari data seperti contoh diatas, maka formulanya seperti berikut :
Formula
Hasil
=DATEDIF(A1,A2,"d")794
selisih hari secara keseluruhan
=DATEDIF(A1,A2,"m")26
=DATEDIF(A1,A2,"y")2
=DATEDIF(A1,A2,"yd")63
terhitung mulai 12 juli s.d 13 september
=DATEDIF(A1,A2,"ym")2
terhitung mulai juli s.d september
=DATEDIF(A1,A2,"md")1
terhitung dari tanggal 12 s.d 13
=DATEDIF(A1,A2,"y")&" tahun"2 tahun
=DATEDIF(A1,A2,"y")& " tahun "&DATEDIF(A1,A2,"d")&" hari"2 tahun 794 hari
=DATEDIF(A1,A2,"y")& " tahun "&DATEDIF(A1,A2,"m")&" bulan"2 tahun 26 bulan
=DATEDIF(A1,B1,"y")&" tahun "&DATEDIF(A1,B1,"ym")&" bulan "&   DATEDIF(A1,B1,"md")&" hari"2 tahun 2 bulan 1 hari

Selamat bereksperimen
Semoga ada guna dan manfaatnya...
Download file di sini


Sumber Informasi :
http://www.rumahexcel.com/2012/11/menggunakan-fungsi-datedif-untuk.html#ixzz2oLhoAqhk

Membuat UserForm Entry Database Siswa Lengkap


Data Duplikat
Wow... posting ke-100... tidak nyangka !!! Semoga tutorial yang ada di rumahexcel dapat membawa perubahan yang significant terhadap pengguna excel di negeri ini... dan sebagai persembahan postingan yang ke-100, rumahexcel mencoba untuk memberikan langkah-langkah cara membuat, mendesain sebuah form untuk mengentry database siswa sederhana secara lengkap.

Form Database Siswa adalah bentuk sederhana yang menggambarkan prinsip-prinsip desain UserForm dan terkait VBA coding. Menggunakan pilihan kontrol, termasuk kotak teks, kotak kombo, tombol pilihan yang dikelompokkan dalam bingkai (frame), kotak cek dan tombol perintah. dan Ketika pengguna mengklik tombol OK, sebuah data baru dimasukan ke dalam baris yang telah tersedia secara berurutan dalam lembar kerja.

Sebelum memulai tutorial ini, berikut beberapa control atau tombol serta bahan-bahan lain yang akan kita gunakan:

ControlTypePropertySetting
UserFormUserFormNameMenu
CaptionDatabase Siswa
LabelLabelCaptionNama Siswa
LabelLabelCaptionJenis Kelamin
LabelLabelCaptionKelas
LabelLabelCaptionAlamat
LabelLabelCaptionNama Orang Tua
Nama SiswaTextBoxNameTxNama
Laki-lakiOptionButtonNameOpLaki-laki
CaptionLaki-laki
PerempuanOptionButtonNameOpPerempuan
CaptionPerempuan
KelasComboBoxNameCbKelas
Style2-fmStyleDropDownList
AlamatTextBoxNameTxAlamat
Nama Orang TuaTextBoxNameTxOrangTua
StatusFrameNameFrStatus
CaptionStatus
AktifOptionButtonNameOpAktif
CaptionAktif
AlumniOptionButtonNameOpAlumni
CaptionAlumni
Siswa Tidak MampuCheckBoxNameChTidakMampu
Hapus FormCommandButtonNameCmHapus
CaptionHapus Form
OKCommandButtonNameCmOK
CaptionOK
BatalCommandButtonNameCmBatal
CaptionBatal
CancelTrue
jika jendela property belum keluar, tekan tombol F4 di keyboard
Mendesain Sebuah UserForm
Untuk membangun sebuah desain UserForm seperti di atas (atau UserForm Lain), ikuti langkah berikut :
  1. Saya asumsikan Anda sudah membuka file Excel, kemudian aktifkan jendela Visual Basic Editor (tekan tombol Alt + F11)
  2. Di jendela Visual Basic Editor, klik menu Insert > UserForm
  3. Jika Toolbox tidak muncul, klik UserForm untuk menampilkannya atau klik menu View > Toolbox
  4. Untuk menempatkan tombol (control) ke dalam UserForm cukup dengan memilih tombol atau control yang diinginkan kemudian Klik UserForm, Atur posisi, ukuran atau sejenisnya sesuai selera
  5. Untuk melakukan pengeditan terhadap sebuah Control, pastikan control tersebut sudah dalam keadaan terpilih yang kemudian lakukan beberapa perubahan di jendela properties
  6. Jika terdapat kesalahan saat menambahkan control, cukup dengan memilih control tersebut dan tekan tombol delete di keyboard Anda
Sebuah UserForm yang sudah dibangun tentunya tidak akan dapat berjalan dengan sendirinya, ada beberapa kode-kode yang harus menjalankannya.
Kode Dasar
Hampir kebanyakan Form perlu adanya pengaturan saat mereka muncul, atau yang biasanya kita sebut dengan nilai default. Proses seperti ini dalam Macro ditempatkan di UserForm_Initialize.

Untuk menambahkan kode pada bagian ini, terlebih dulu aktifkan jendela Code atau Anda dapat langsung menekan tombol F7
Private Sub UserForm_Initialize()
TxNama=""
TxAlamat=""
TxOrangTua=""

OpLaki=false
OpPerempuan=False
with CbKelas
    .AddItem "Kelas X"
    .AddItem "Kelas XI"
    .AddItem "Kelas XII"
End With
CbKelas = ""

OpAktif = False
OpAlumni = False
ChTidakMampu = False

TxNama.setFocus
End Sub

Menambahkan Kode Pada Tombol
Dari desain UserForm kita di atas, terdapat tiga buah tombol yang mana masing-masing mempunyai kode dan perintahnya sendiri.
OK... kita mulai dengan yang paling sederhana.

Tombol BATAL :
seperti yang saya katakan di atas ini merupakan kode yang paling sederhana yakni berfungi untuk menutup UserForm.
  1. Masih dalam Jendela Editing Visual Basic, Klik 2x tombol BATAL pada UserForm untuk langsung menuju jendela kode dengan nama Private Sub CmBatal_Click()
  2. Dan, baris prosesur lengkapnya untuk tombol ini seperti berikut:
    Private Sub CmBatal_Click()
       Unload Me
    End Sub
Tombol Hapus Form :
Pada langkah sebelumnya kita sudah membuat kode yang berfungsi sebagai nilai default dari sebuah UserForm. Nah, agar kode tersebut tidak mubazir kita akan menggunakannya kembali dengan memakai perintah Call
  1. Masih dalam Jendela Editing Visual Basic, Klik 2x tombol Hapus Form pada UserForm untuk langsung menuju jendela kode dengan nama Private Sub CmHapusForm_Click()
  2. Dan, baris prosesur lengkapnya untuk tombol ini seperti berikut:
    Private Sub CmHapusForm_Click()
       Call UserForm_Initialize
    End Sub
Artinya, perintah itu akan memanggil kode-kode yang sudah tertulis atau yang terdapat di UserForm_Initialize

Catatan
  • Ada baiknya simpan terlebih dahulu pekerjaan Anda sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dan, ingat menyimpannya harus dengan type Excel Marco - Enabled Workbook
  • Rename Sheet1 atau Sheet lainnya misal dengan nama DATA SISWA
Tombol OK :
OK... sekarang kita akan menempatkan beberapa kode untuk melakukan sebuah perintah atau lebih tepatnya mentransfer segala apa yang kita pilih atau ketik di UserForm ke dalam Lembar Kerja.
  1. Klik 2x tombol OK pada UserForm untuk langsung menuju jendela kode dengan nama Private Sub CmOK_Click()
  2. Dan, berikut kode lengkapnya :
    Private Sub CmOK_Click()
    ActiveWorkbook.Sheets("Data Siswa").Activate
    'kode di atas untuk memastikan lembar kerja yang digunakan sebagai tempat menyimpan informasi dari UserForm
    Range("A1").select

    Do
    If IsEmpty(ActiveCell) = FalseThen
       ActiveCell.Offset(1, 0).Select
    End If

    Loop Until IsEmpty(ActiveCell) = True

    ActiveCell.Value = TxNama.Value
    If OpLaki = True Then
        ActiveCell.Offset(0, 1) = "Laki-laki"
        ElseIf OpPerempuan = True Then
        ActiveCell.Offset(0, 1) = "Perempuan"
    End If
    ActiveCell.Offset(0, 2) = CbKelas.Value
    ActiveCell.Offset(0, 3) = TxAlamat.Value
    ActiveCell.Offset(0, 4) = TxOrangTua.Value
    If OpAktif = True Then
        ActiveCell.Offset(0, 5) = "Aktif"
        ElseIf OpAlumni = True Then
        ActiveCell.Offset(0, 5) = "Alumni"
    End If
    If ChTidakMampu = True Then
        ActiveCell.Offset(0, 6) = "Ya"
        ElseIf OpAlumni = True Then
        ActiveCell.Offset(0, 6) = "Tidak"
    End If
    Range("A1").Select
    'Kode berikut ini dapat ditambahhan jika menginginkan file di simpan setiap kali pengguna mengklik tombol OK
    Application.ActiveWorkbook.Save
    End Sub

Membuka Form Database Siswa
Form untuk mengentry database siswa sudah siap untuk digunakan, namun ada satu kode yang kurang; ya... kode untuk memanggil form. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan 2 cara;

Cara yang pertama
Membuat sebuah tombol, grafik, atau form control yang diletakkan dalam lembar kerja, kemudian klik kanan grafik atau tombol tersebut dan pilih perintah Assign Macro selanjutnya tambahkan sebuah module untuk memanggil Form seperti berikut :
Sub BukaMenu()
    Menu.show
End Sub

Cara yang Kedua
Memanggil Form secara otomatis ketika file dibuka, dengan menuliskan perintah berikut dalam ThisWorkbook
Private Sub Workbook_Open()
   Menu.Show
End Sub

Format Judul Header
Pastikan lembar kerja yang digunakan sebagai tempat menyimpan informasi dari UserForm sudah terpilih, dalam contoh ini pilih sheet Data Siswa, jika belum rename nama sheetnya. Kemudian buatlah sebuah format seperti berikut :
Format Data Siswa

Semoga dapat memberikan manfaat bagi semuanya...
Jika Anda menginginkan hasil jadi tutorial ini untuk dijadikan latihan, klik file project di sini


Sumber Informasi :
http://www.rumahexcel.com/2013/05/membuat-userform-entry-database-siswa.html#ixzz2oLghzbOd

Memodifikasi Pengaturan Bahasa komputer (Region and Language) Menggunakan Macro VBA


Pengaturan Bahasa Komputer
Terdapat sebuah kebutuhan dimana sebuah aplikasi yang berbasis Microsoft Excel 'hanya' dapat dijalankan ketika pengaturan bahasa komputer sesuai dengan yang kita inginkan.
Seperti yang sudah dibahas dalam artikel sebelumnya; perbedaan penggunaan bahasa dalam komputer - akan mempengaruhi dalam hal penulisan formula dan sebagainya. Tentunya hal ini akan membuat aplikasi tidak akan berjalan sebagaimana mestinya, andai kata terdapat perbedaan penulisan format bahasa komputer.

Untuk mengatasinya, maka pengguna aplikasi harus menjalankan atau mengaktifkan, serta merubah regional and language yang dapat diakses melalui jendela Control Panel. Akan tetapi, dengan bantuan macro VBA; hal ini bisa dilakukan tanpa harus mengaksesnya melalui control panel - hanya tinggal di klik maka langsung menuju ke jendela Region and Language.

Kode untuk dapat langsung menuju ke jendela Region and Language :
Dim Bahasa As String
Bahasa = "rundll32.exe shell32.dll,Control_RunDLL intl.cpl" + ",,5"
Shell Bahasa$, vbNormalFocus
Apabila kode di atas dletakkan dalam sebuah tombol (command button) dan ketika pengguna meng-klik tombol tersebut maka akan menampilkan sebuah jendela seperti berikut :
Jendela Region and Languange Windows
Sumber lain yang mungkin berguna untuk memodifikasi pengaturan bahasa lihat disini.
Download file di sini


Sumber Informasi :
http://www.rumahexcel.com/2013/01/memodifikasi-pengaturan-bahasa-komputer.html#ixzz2oLg7g67q

Kategori Iklan